BIarkan sang merpati pergi bersama angin Terbang jauh dari relung hati Hanya dusta yang ada Tanpa ada cinta yang bicara Cukuplah api bersinar cahaya Saatnya padam dalam gelap Elok gelap dalam ketenangan Indah semu di antara Keramaian Membahagiakan……….. Menyakitkan………………. Gundah dalam ketakpastian Tak seharusnya begitu Adakah indah di atas dusta Ternyata inilah yang tercipta…… cukup…………. [...]
Arsip untuk ‘PUISI’ Kategori
Tak Harus Begini
Diposkan dalam PUISI pada Januari 10, 2010 | 3 Komentar »
ITULAH KAU
Diposkan dalam PUISI pada Januari 10, 2010 | Tinggalkan sebuah Komentar »
“ITULAH KAU” MUNGKIN HANYA KATA INI YANG LAYAK TERUCAP DARI LISAN YANG TAK PERNAH BOSAN MEMUJA TAK DA YANG KAN INGKARI KEINDAHANNYA BEGITU MEMPESONA, DAN AMAT MENGGODA JIWA KAN SELALU BERGELORA KALA ADA DI SAMPINGNYA TAK MAMPU KU BERPALINGNYA, DAN TAK INGIN SUNGGUH DAHSYATNYA AROMA CINTA YANG KAU TEBAR SEMERBAK MEMBUAT DIRI TAK BERDAYA TAK [...]
Diposkan dalam PUISI pada Juni 18, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
Manusia pada akhirnya akan menuju pada yang baik Oleh asal mulanya karena ia baik Dari yang baiklah kan kembali pada yang baik Namun entah kapan ia kan menuju pada yang baik Manusia kan slalu berproses membaik bagi baik yang sempurna Tuhanlah hakikat baik dalam sempurna Begitu aku adalah asal baik yang sempurna Meski dalam dosaku [...]
Tauhid Cinta
Diposkan dalam PUISI, SASTRAWAN, Label ketulusan cinta, puisi musafak, tauhid cinta pada Mei 24, 2009 | 5 Komentar »
Ku temukan cinta di hatimu hanya untuk ku semata Ku temukan sayang di jiwamu hanya bagi aku Ku temukan Kesetian dalam berucapmu Ku temukan ketulusan dalam kasihmu Ku temukan kesejukan kala kau berkata Ku temukan kebahagiaan kala kau tersenyum Ku temukan kehangatan kala kau telpon aku Ku temukan kepuasan kala kau balaz sms ku Ku [...]
Bumi Malang
Diposkan dalam PUISI, SASTRA UMUM, Label bumi tandus, pemanasan global pada Mei 24, 2009 | 1 Komentar »
kala senja tiba di ufuk barat kota ini merah merona bara surya lenyapkan kegagahannya seekor burung berkicau di atas dahan yang rapuh seakan mecari kawan yang pergi di sarang kemewahan dedaunan mengering jatuh perlahan kotori bumi akar mengurus akan air yang lama tiada bumi melebarkan mulutnya, berteriak kehausan haus karena keserakahan anak manusia kini hijau [...]
rasa Tanpa Merasa
Diposkan dalam PUISI, SASTRA UMUM, Label hati kala merasa pada Mei 11, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
terasa da yang lain ni malam perasan tak menahu menggelayuti sela-selahati entah apa yang tlah terasa atau karena bukan lah rasa aku merasa akan rasa tanpa rasa aku merasa ada yang tak terasa
SARAPAN PAGI TANPA 234
Diposkan dalam PUISI, SASTRA UMUM, Label pagi di Citayem depok pada Mei 9, 2009 | Tinggalkan sebuah Komentar »
PAGI NAN CERAH DI UJUNG KOTA DEPOK SAYUP SAMAR TILAWAH BACAAN MULIA MENGGEMA DUDUK MELINGKAR KITA BERLIMA BERSSAMA AROMA IKAN ASIN GURIH TERGORENG HANGUS SECANGKIR TEH MANIS TEMANI KESEJUKAN PAGI KAWAN KAPAN INI KAN TERULANG KEMBALI……….. GEMERICIK AIR MENGALIR BERIRAMA DI KALI KU TENGOK JENDELA IKAN MENARI KEGIRANGAN SAYANG KAWAN ADA YANG KURANG TEMANI KEHANGATAN [...]

