Pada Minggu, 27 Desember 2009 lalu, Harian Republika menerbitkan transkrip wawancara tertulis dengan saya tentang naskah Nusantara (lihat di sini). Saya sudah mencoba menjawab semua pertanyaan yang diajukan melalui email, karena kebetulan saya waktu itu sedang di luar kota. Mengingat keterbatasan ruang, tidak semua jawaban saya dapat dimuat di Harian tersebut. Dan karena saya terlanjur [...]
Arsip untuk ‘FILOLOGI’ Kategori
FILOLOGI DI ERA MODERN
Diposkan dalam FILOLOGI pada Maret 18, 2010 | 4 Komentar »
SISTEM GENRE SASTRA MELAYU KLASIK
Diposkan dalam FILOLOGI, SASTRA UMUM, Label sastra melayu pada Desember 20, 2009 | 10 Komentar »
A. PENDAHULUAN Berkenaan dengan klasifikasi atau pembagian sastra telah begitu banyak kita kenal. Pembagian itu dimulai dari pembagian secara garis besar atau secara umum sampai kepada pembagian berdasarkan ciri-ciri khusus suatu karya sastra. Dari pembagian yang sudah ada kita mengenal bentuk sastra puisi, fiksi, dan drama. Dalam kesusastraan Indonesia jenis prosa tercakup cerita pendek (cerpen), [...]
KEGIATAN FILOLOGI DI INDONESIA SUATU TINJAUAN SEJARAH (Bag. 2)
Diposkan dalam FILOLOGI, Label filologi indonesia, manuskrip pada Desember 19, 2009 | 2 Komentar »
DAFTAR PUSTAKA
Amshoff, M.C.H., 1929. Goudkruintje, Leiden
Al-Attas, Syed Muhammad Naguib, 1970. The Mysticism of Hamzah Fansuri. Kuala Lumpur.
Bastin, John dan R. Roolvink. (ed). 1964. Malayan and Indonesian Studies. Essais presented to Sir Richard Winstedt on his eighty-fifth birthday. Oxford.
Brankel, L.F. 1976. Hikayat Muhammad Hanafiyah, A medieval Muslim Malay romance. The Hague.
Casparis, J.G. de, 1955, Prasasti Indonesia II, Bandung.
Cohen Stuart, A.B., 1860, Brata-Joeda, Indisch Javaansch Heldendicht, VGB 27.
Coster-Wijsman, L.M., 1929, Uilespiegel Verhalen in Indonesie in het Biezonder in de Soendalanden, Santpoor.
Cowan, H.K.J., 1937, De Hikajat Malem Dagang, VKI
Drewes, G.W.J., 1955, Een 16e eeuwse Maleise Vertaling van de Burda van al-Busiri, ‘s Gravenhage.
Eringa, F.S., 1949, Loetoeng Kasaroeng, Een Mythologisch verhal uit West Java, VKI 8.
Hidding, K.A.H., 1949, Nji Pohatji Sangjang Sri, Leiden.
Hooykaas-Van Leeuwen Boomkamp, 1949, “De Goddelijke Gast op bali”, I Bagoes Diarsa, Bibliotheca Javanica.
Leeuwen, P.J. van, 1937, de Maleische Alexanderroman, Meppel.
Nieuwenhuyze, C.A.O. van, 1945, Samsu’l-Din van Pasai, Bijdrage tot de kennis der Sumatraansche mystiek, Leiden.
Poerbatjaraka, R.M.Ng. dan Tardjan Hadidjaja, 1950, Kepustakaan Djawa, Djakarta.
Ras.J.J., 1968, Hikajat Bandjar, A study in Malay historiography, the Hague.
Ressers, W.H., 1922, De Pandji Roman, Antwerpen.
Robson, S.O., 1969, Hikayat Andaken Penurut, the Hague.
Ronkel, Ph.S. van, 1895, De Roman van Amir Hamza, Leiden.
————, 1914, Het Verhaal van den Ondankbare (Kaba Sabaj nan aloeih), TBG.
Shellabear, W.B.,1950, Sejarah Melayu or the Malay Annals, Singapore.
Sulastin Sutrisno, 1979, Hikayat Hang Tuah, Tesis doktor Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.
Supomo, S, 1977, Arjunawidjaya, a Kakawin of Mpu Tantular, the Hague.
Swellengrebel, J.L., In Leydeckers Voetspoor, Anderhalve eeuw bijbelvertaling en taalkunde in de Indonesische talen I, 1820-1900.
Teeuw, A., 1961, A Critical Survey os Studies on Malay and Bahasa Indonesia, with the assistance of H.W. Emanuels, the Hague.
————, 1966, Shair Ken Tambuhan, Kuala lumpur.
Tobing, O.L., 1961, Hukum Pelajaran dan Perdagangan Amanna Gappa, Makasar.
Uhlenbeck, E.M., 1964, A Critical Survey of Studies on the Languages of Java and Madura, the Hague.
Voorhoeve, P., 1955, Critical Survey of Studies on the Languages of Sumatra, the Hague.
Winstedt, R.O., 1940, A History of Malay Literature, Singapore.
Zoetmulder, P.J., 1974, Kalangwan, the hague.
KEGIATAN FILOLOGI DI INDONESIA SUATU TINJAUAN SEJARAH (Bag. 1)
Diposkan dalam FILOLOGI, Label filologi indonesia pada Desember 19, 2009 | 1 Komentar »
KEGIATAN FILOLOGI DI INDONESIA SUATU TINJAUAN SEJARAH (Dr. Achadiati Ikram) Pengantar Dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir ini penelitian sastra lama di Indonesia telah dirasakan sebagai sesuatu yang mendesak dan semakin diusahakan dengan sungguh-sungguh. Untuk menentukan sikap dalam menghadapi masalah-masalah di bidang ini perlulah kita memiliki wawasan tentang perkembangan studi filologi serta metode-metode yang dipakai [...]

